Sabtu, 17 Agustus 2019

MENULISLAH UNTUK MENJADI MANUSIA YANG LEBIH BAIK





Masih dalam ajang kegiatan Gramedia Writers And Rider Forum dan sudah di hari ke tiga .
"Rentang usia, wilayah, dan latarbelakang, mampu memberikan inspirasi berbeda dalam dunia literasi.



Di acara GWRF 2019, penulis, pemateri, dan tema tiap kelas yang dihadirkan akan beragam. Selain kelas talkshowdan workshop, GWRF 2019 akan menghadirkan Editor’s Clinic, Film Review, bazaar buku, musik, dan Awarding Gramedia Short Film Festival, dimana akan dihadirkan sebanyak 45 penulis buku dan pemateri profesional akan berbagi pengalaman serta praktik nyata dunia keliterasian dalam balutan tema yang berbeda.



Setelah dua hari berturut-turut saya hadir di sini , kali  ini saya pun hadir di hari ke 3 untuk ikut dalam pembahasan mengenai pembuatan buku buku yang menjadi andalan para penulis ini .
Siapa tidak mau buku nya di pajang d depan dan di baca banyak orang . Suatu kebanggaan tersendiri tentunya , pencapaian itu  Semua  melalui proses dan tidak mudah.  satu yang penting tetap konsisten itu yang saya pelajari pada hari ini di beberapa sesi .



Hari itu tanggal 4 Agustus 2019  , kebetulan hari itu ada sesuatu yang bikin saya agak was was . Saya lupa kalau hari itu hari Minggu dan hari Minggu seputaran perpunas akses jalannya di tutup pada pagi hari karena di pakai untuk cfd . Dan terjebak lah saya d bundaran HI ,bingung mau naek apa dan kemana akhirnya sambil menunggu teman kita sepakat menunggu jam cfd habis .




Akhirnya sampai juga kami di perpunas walau akhirnya satu sesi terlewat kan , maaf kan ya !!!
Sayang memang ... Tidak boleh lemah tetap semangat kita lanjut sesi berikutnya yang tak kalah menarik dan sarat dengan ilmu .



Sesi pertama pukul 10.00-11.30
ILUSTRASION A SOUL OF BOOK
Tentang bagaimana pembuatan buku itu menjadi menarik selain tentang isi dari buku tersebut yaitu ilustrasi . 
Inilah Sesi yang saya lewat kan , baiklah lain waktu kita akan lanjut sesi ini dan tidak akan terlewat



Selanjutnya setelah jeda istihat siang dan isoma lanjut sesi kedua pukul 13.30-15.00 , bersama 
A. FUADI FAITH THAT LEADS





Selanjutnya mengikuti sesi "A Faith that Leads" oleh A. Fuadi. Sang Penulis Lima Menara.  A. Fuadi memiliki cara dan alasannya sendiri untuk menulis. Menulis ini luar biasa banget , tokoh tentang merdeka senja hati .
Merdeka tentang hati, kemerdekaan tentang bangsa. Kenapa menulis tentang negri 5 Menara, cerita tentang anak pesantren yang merantau melihat dunia.


Dan bagi beliau, menulis adalah cara beliau untuk menjadi manusia yang berguna. Menulis bukanlah untuk meraih kesuksesan tapi lebih kepada menulis untuk diri sendiri. Dalam sekali memang. Sedalam samudera yang luas. Tapi setidaknya, saya setuju dengan beliau.


Menulislah untuk menjadi manusia yang lebih baik. Bukan sebaliknya. Bukan hanya mengejar fame yang bahkan menurut saya hanyalah kefanaan yang membuai kita semua.
Menjadi seorang penulis tidak mudah Jang cepat menyerah untuk mewujudkannya , semua usaha membutuhkan proses dan semua  tidak mudah . Jika konsisten dan dengan kemauan ynag tinggi bukan tidak mungkin karya mu akan di kenal publik secara luas .




Dan akhirnya bdi penghujung hari ini , sesi ke tiga pukul 15.30-17.00 
AYU DAN DITO
TRAVELOVE LIFE

Mereka adalah sepasang suami istri yang menciptakan buku " Teman tapi menikah " yang memiliki cukup banyak pembaca . Di sini mereka membahas tentang hobi MEREKA  yaitu Travelling bersama buah hati mereka yang bernama " sekala " .

Mereka berbagi cerita bagaimana keseruan keseruan mereka selama dalam perjalanan serta tips bagiman menghadapi berbagai kendala selama dalam perjalan Karena berada di negara lain .
Pertama kali sekala naik pesawat umur 3 Minggu ,konser pertama kali umur 6bln dan sudah ikut dalam perjalanan penerbangan jauh.




Minggu, 11 Agustus 2019

GWRF 2019 HARI KE DUA







Assalamualaikum... Pagiii
Masih dari arena Perpustakaan Nasional Republik Indonesia  dan masih dalam acara GWRF 2019 .
Sebuah ajang sharing sesion antara pecinta buku dengan penulis buku .


 Sebagai sebuah negara besar yang ada di dunia, Indonesia memiliki suku, budaya dan juga bahasa yang beragam. Guna menjaga persatuan dalam keberagaman, diperlukan tingkat literasi yang baik. Dalam upaya mendukung tujuan tersebut, Gramedia kembali bekerja sama dengan Perpustakaan Nasional untuk mengadakan Gramedia Writers and Readers Forum (GWRF) 2019 yang diselenggarakan pada 2 – 4 Agustus 2019 di Gedung Perpustakaan Nasional Republik Indonesia, Jl. Medan Merdeka Selatan, No. 11, Jakarta Pusat.



Acara ini merupakan forum bertemu, berinteraksi, diskusi dan sharing antara penulis dan pembaca.
Hari Sabtu tanggal 3 Agustus hari ke 2 saya hadir kembali di sini untuk mengikuti sharing bersama para pecinta buku lainnya .



Sesion pertama jam 10.00-11.30
ITS NOT A DESTINATION ITS A JOURNEY

Kali ini bersama para penulis buku Travelling ada Hendra ,Claudia Kaunang, dan Mba Trinity . Mereka membagi tips dan trik bagaimana melakukan perjalanan sambil menulis dan akhirnya tulisannya di sukai banyak orang .
Siapa suka Travelling , pasti semua suka kan ...!!! 



Sejak risains jadi berkah buat mas Hendra , beliau menerapkan sistem
Menulis apa yg pembaca suka yg kira kira tidak perlu d tulis selama dalam perjalanan ya tidak ditulis . Posisi kan sebagai pembaca apa yg pembaca suka itu yang akan di baca oleh pembaca .
Yg kedua sudah  traveling sejak bayi dan tidak berhenti sampai saat ini 




Travel writer yaitu Claudia Kaunang . Beliau sudah melakukan perjalanan  hampir di 100 negara  , jika mas hendra menulis setelah selesai perjalanan  mba Claudia beda lagi beliau selalu menulis kan Setiap momen perjalanannya dalam note dan sedetil detil nya .
Dari harga pesawat hingga kendaraan umum menuju destinasi tujuan bahkan jika berganti kendaraan pun di sebutkan .



Yang ketiga adalah
Trinity traveler awalny lewat blog dan jd sebuah buku mba trinity dan kisah ny pun pernah di televisi kan .
Intinya dari kesimpulan mereka bertiga tentang melakukan suatu perjalanan adalah ...Tetap bertanggung jawab walau buat konten karena apapun sosial media tetap hak setiap orang . Serta Jangan memaksa kan diri , liat kemapuan badan dan budget , jngn bnyk drama kata mba klaudia Kaunang .



Sesion ke dua jam 13.00-14.30
FINDS YOUR CARACTER STYLE

Bersama Annisa nisfihani ,
Romance
Caracter
Awalny suatu gambar iseng d FB
Harus ada tahapannya itu yg harus d pelajari, dr awal hingga ada klimaks ny .

Azizah assattari
Berawal dari gamer , akhirny berkonsep hantu menjadi buku
Ghost parade
Story' talking chart
Kembali LG k konteks ny mau ke konteks apa , Makin sering mencoba buat dan berbagai macam hal .




Sesion ke tiga jam 15.30 - 17.00
MOVIE REVIEW GUNDALA PUTRA PETIR

Negri ini butuh patriot
Bumi langit punya 1800 karakter
Gundala pertama kali terbit 1969-1982 ada 23 judul komik sendiri . Kali inj pembahasan film yang buat film Gundala besutan Joko Anwar dengan tokoh Abimana Aryasatya.




Gundala adalah tokoh komik ciptaan Hasmi yang muncul pertama kali dalam komik Gundala Putra Petir pada tahun 1969. Genre komik adalah Fantasi. Jelas tampak pengaruh komik pahlawan super Amerika pada desain karakter maupun jenis kekuatannya, meskipun alur ceritanya bergaya Indonesia. Lokasi cerita sering digambarkan di kota Yogyakarta meskipun dalam filmnya pada tahun 1982 diceritakan berada di Jakarta. Gundala termasuk karakter komik yang cukup populer di Indonesia selain Si Buta dari Gua Hantu, Panji Tengkorak, dan Godam. (Sumber: Wikipedia Indonesia)




 Tokoh Gundala yang di perankan oleh Abimana tampaknya begitu pas , walau dalam sharing sesion kali ini  film yang rencana akan di rilis tanggal 29 Agustus 2019 tidak terlalu di jelaskan detail cerita dalam film nya tapi terkesan sangat menjiwai . Biar penasaran Kata  mereka  jadi nanti pasti nonton film nya , nahloo .... Bener juga siii .






GWRF Gramedia Writers and Readers hari pertama





TENTANG  GWRF ...
GWRF adalah 
Gramedia Writers and Readers Forum (GWRF) 2019 
Sebuah acara yang merupakan forum bertemu , berinteraksi, diskusi dan sharing antara penulis dan pembaca.



Pada penyelenggaraan yang kedua ini, GWRF 2019 mengusung tema "Literacy in Diversity", sebagai simbol atas keberagaman di dalam dunia literasi. Seperti halnya kemajemukan di Indonesia, literasi juga tertuang pada banyak hal. Rentang usia, wilayah, dan latarbelakang, mampu memberikan inspirasi berbeda dalam dunia literasi. 


Di acara GWRF 2019, penulis, pemateri, dan tema tiap kelas yang dihadirkan akan beragam. Selain kelas talkshow dan workshop, GWRF 2019 akan menghadirkan Editor’s Clinic, Film Review, bazaar buku, musik, dan Awarding Gramedia Short Film Festival, dimana akan dihadirkan sebanyak 45 penulis buku dan pemateri profesional akan berbagi pengalaman serta praktik nyata dunia keliterasian dalam balutan tema yang berbeda.



Kebetulan pada gwrf kali ini saya berkesempatam hadir untuk ikut serta  di acara Yang diselenggarakan pada 2 – 4 Agustus 2019 di Gedung Perpustakaan Nasional Republik Indonesia, Jl. Medan Merdeka Selatan, No. 11, Jakarta Pusat.



Karena hari pertama saya datang k perpunas adalah hari Jumat jadi saya hanya bisa ikut dalam 2 sesion talk show. Selain bisa ikut talkshow bersama para pecinta buku , Gramedia pun membuka booth buku dengan diskon yang menggiurkan .



Dalam sesi Editor's Clinic, peserta juga memiliki kesempatan berkonsultasi langsung dengan para editor dari penerbit buku besar di Indonesia. Para pengunjung juga dapat menikmati Music Performance, Book Bazaar, dan area Food and Beverage yang berlokasi di Plaza Perpustakaan Nasional Republik Indonesia dengan harga spesial.


Seperti sudah di jadwalkan sebelum nya saya mengambil dua sesion talkshow , yang pertama tentang show your creation with social media . Bersama ...

POPPI PERTIWI , LULUK HF , ASABELL AUDIDA
Show your creation with social media

Populasi media sosial saat ini tidak di pungkiri menjadi tujuan utama masyarakat dalam berorganisasi dan dengan mudahny a mendapat berbagai informasi
. Talk show ini mengangkat tema di mana  para penulis nantinya akan memberikan pengalaman pribadinya dalam menciptakan sebuah karya dalam buku.

Tunjukan pada mereka yang tidak paham tentang apa yang kita kerjkaan bahwa dengan hobi bisa ada sisi positif ny , ada kemajuan untuk diri sendiri dan bermanfaat yang pasti .



FIERSA BESARI RYTHIM IN WORDS
bung Fiersa mengatakan bahwa
Buku tidak ada salah nya yang salah orang yang membaca dari cara pandang orang yang membacanya.
Matahari akan tetap indah bagi penikmat senja karena senja akan selalu indah .
Sebagai generasi Iwan fals
Buku pertama  tapak jejak berisi proses perjalanan damai ... buku itu mencerminkan titik awal saya mencintai buku daripada youtube .




Kamis, 08 Agustus 2019

SERBA SERBI HUNIAN MUNGIL DI AJANG IPEX 2019




Assalamualaikum  ... Ketemu lagi ya  , tidak terasa sudah setahun sejak ajang property tahun lalu dan tahun ini bertemu lagi dalam ajang yg sama . Dan
Alhamdulillah bisa Hadir lagi di acara BLOGGER GATHERING IPEX  ( Indonesia Properti Expo ) 2019  . ..



Seperti tahun tahun yang lalu
Sebagaimana melanjutkan pameran di tahun-tahun sebelumnya, pameran ini merupakan langkah yang baik dan konsisten dalam menerapkan sarana wahana strategis untuk berkomunikasi, bersosialisasi dan berpromosi bagi seluruh produk properti di Indonesia serta fasilitas penunjang lainnya seperti jasa layanan pembiayaan perbankan. 



Terutama sekali dalam hal ini adalah layanan KPR, KPA bagi masyarakat konsumen Indonesia.
Indonesia Properti Expo merupakan pameran yang telah dirintis sejak tahun 1992. Pameran ini terus berkelanjutan dan berkesinambungan diadakan secara regular setiap tahunnya.
Dalam mewujudkan semua itu, Bank BTN masih setia menjadi official Bank yang bekerjasama dengan kita dalam menunjang layanan perbankan.





PT Bank Tabungan Negara Tbk kembali menggelar Indonesia Property Expo (IPEX) 2019 di Jakarta Convention Center tanggal 27 Juli sampai dengan 4 Agustus 2019.
Yuuk yang mau cari rumah atau apartemen yang sesuai dengan keinginan banyak ni di sini dengan harga yang beragam , banyak promo lengkap dan lengkap pula pilihannya .



Bersama komunitas blogger selain saya hadir untuk melihat lihat property , kami  hadir hari ini tanggal 31 Juli 2019 untuk menghadiri undangan BLOGGER GATHERING yang di adakan oleh komunitas  ISB bersama BTN yang mengadakan Talk show mengenai  " SERBA SERBI MENATA RUMAH "



Talkshow yang di gelar pada hari Rabu tanggal 31 Juli 2019 lalu di Jakarta Convention Center ini adalah bagian dari IPEX (Indonesia Properti Expo) . Acara yang  Menghadirkan Kak Adelya Vivin dan Kak Zata Ligouw, sebagai narasumber mereka adalah dua orang ibu rumah tangga yang juga memiliki banyak profesi dan kesibukan akan berbagi Tips dan Trik bagaimana menata rumah mungil dan ruang kerja.




Wah ilmu yang penting ni , menarik pasti nya  tema kali ini sesuai dengan  saya yang  memang tidak punya ruang dalam rumah yang  kecil  , alias rumah saya kecil dan terbatas .
Datang paling pertama saya  langsung menemukan tempat di adakan acara  . sambil menunggu teman , saya sempat kan mengambil beberapa foto dan melihat lihat apa saja yang ditawarkan dan promo tahun ini di ajang IPEX  2019 kali ini .



TENTANG IPEX 2019


Indonesia Properti Expo 2019 adalah event pameran yang ke-18 kalinya dimana Bank BTN telah menjadi sponsor tunggal guna penyediaan fasilitas kredit/pembiayaan KPR atau KPA.  IPEX menghadirkan 650 proyek properti pilihan dengan total pengembang 165 dari pengembang subsidi dan KPR Non subsidi dengan penawaran terbaik. 



Booth BUMN juga dapat kita temui di IPEX 2019 ini , bagi pengunjung yang ingin mendaftar Link Aja atau aktivasi Sms Banking dari bank BTN bisa  langsung dilayani dengan cepat. Mau tanya-tanya KPR, booth layanan kredit juga  tersedia di setiap sudut hall. 



 

Promo yang dihadirkan pun tak tanggung-tanggung dari mulai suku bunga KPR Murah, bebas biaya administrasi dan provisi, uang muka ringan dan diskon asuransi jiwa sebesar 20%. Bagi teman-teman yang belum menjadi nasabah Bank BTN, di Indonesia Properti Expo tersedia booth untuk nasabah baru dengan promo hadiah langsung yang menggiurkan. 



Enggak percaya coba deh datang langsung ke sini.
Akhirnya setelah hadir semua dan registrasi di buka acara talk show pun di mulai . Di mulai dari mba Adelya yang membuka tentang  ,



TIPS & TRIK MENATA RUMAH MUNGIL Ala ADELYA VIVIN


Ada beberapa tahapan penting dalam menata Rumah Mungil atau Small Space Living ,
di mana kita tidak punya banyak ruang untuk meletakkan banyak barang .

Pertama buat tahap tahap perencanaan ...
1. Catat kebutuhan Mading masing anggota keluarga
2. Mengenal karakter diri sendiri atau keluarga ke arah hobi atau ke sukaan
3. Perbanyak referensi  untuk hal hal yg di sukai
4. Budget , kembali di sesuai kan  dengan kemampuan budget

Kedua  ... Yang tidak kalah penting adalah sirkulasi udara dan pencahayaan .
Sangat di perlukan adanya jendela , besar lebih baik untuk perputaran udara dalam ruangan . Jendela selain untuk sirkulasi udara juga penting untuk pencahayaan alami , selain itu ada juga pencahayaan buatan .

Ketiga ... Pilihan warna cat , agar rumha mungil bisa terlihat luas sangat di sarankan menggunakan warna putih . Karena lebih mudah dalam memilih model furniture yang sesuai dengan ukuran ruangan, agar terlihat lebih serasi gunakan tone warna yang senada.

Ke empat ... Storage ,
Gunakan storage untuk menyimpan atau menampung barang yang tidak terpakai. storage bisa dibuat di bawah tangga atau tergantung selera pemilik rumah, sebagian orang lebih menyukai open storage untuk menyimpan koleksi buku-bukunya. storage juga berguna untuk meletakkan alat alat kebersihan agar berat dalam satu tempat yang mudah di jangkau .



Selanjutnya di di sambung  oleh narasumber ke dua oleh kak.ZATA LIGOUW  tentang bagaimana penataan ruang kerja dirumah yang mungil ,  Berikut sharing session dari Kak Zata Ligouw



TIPS & TRIK MENATA RUANG KERJA DI RUMAH ala ZATA LIGOUW


Bagi ibu rumah tangga seperti saya, awalnya ruang kerja itu enggak penting-penting banget karena memang tidak bekerja , tetapi kadang sebagai blogger juga kader kesehatan yang butuh mengisi data kadang repot juga kalau tidak punya meja . 



Akhirnya demi pekerjaan  yang maksimal berpikir laa gimana caranya agar tetap ada ruangan kerja meskipun minimalis. 
Dari pembahasan kali ini Kak Zata Ligouw mengatakan  item utama yang harus disiapkan dalam membuat ruang kerja adalah menyiapkan meja yang akan digunakan.



Untuk rumah dengan ukuran minimalis beberapa spot pilihan untuk dijadikan ruang kerja adalah Pojok ruang tamu, ruang keluarga atau ruang makan. Tetapi jika masih ada ruang yang kosong dirumah, lebih semangat lagi deh menatanya. 
Pilih meja yang pas yang ergonomis, tidak perlu meja baru, gunakan meja yang sudah ada dirumah, Kak Zata pun menggunakan bekas meja riasnya sebagai meja kerja pertamanya. 



Agar ruangan lebih semarak pillih aksesoris yang dapat mempecantik ruangan, menaikkan mood dan menunjang pekerjaan, memajang foto keluarga juga ide bagus lho guys....
Atau mungkin meletakkan beberapa tanaman yang imut mungil yang perawatan tidak susah .


Adanya tanaman selain bisa mempercantik meja kerja kita juga bisa membangun mood . Dari bad mood jadi good mood , membuat hati bahagia, rileks dan nyaman . Bekerja pun makin semangat  ...
Nah gimana ??? Bisa mulai di coba kan  .



Sama seperti mba  Adelya , kak zata juga menekankan apapun yang kita buat untuk rumah , wajib dan penting sesuaikan lah dengan budget . Sebelum budget mencukupi bisa di pakai atau daur ulang barang barang lama lebih bagus dan kita pun lebih puas memakainya .
#2019punyaproperti 
#enaknyapunyaproperti

Sabtu, 03 Agustus 2019

INI KISAHKU MAHASISWI BARU





Nama ku LASTRI...ini tentang kisah ku  .

Nahloo siapa yang kenal Lastri , hihihi banyak ya yang nama nya Lastri dan bisa siapa saja . Tapi ini lain ini Lastri pemeran utama dalam film yang akan segera tayang produksi MNC picture  yang ber judul MAHASISWI BARU .



Film garapan Monty Tiwa ini syarat akan pesan moral yang bagus untuk ditonton. "Seperti yang Om Slamet bilang, MNC melakukan satu terobosan baru tentang film pendidikan yang berbeda," tambah Morgan
Kebetulan kemarin tanggal 31Juli 2019 saya di undang hadir di acara press confrense FILM MAHASISWI BARU di plaza Senayan xx1 . Saat itu hadir para pemain Mahasiswi Baru lengkap .



Film ini tentang kisah seorang   LASTRI (widyawati ) yang ingin mewujudkan impian cucunya untuk melanjutkan kuliah .Di usianya yang sudah lanjut, LASTRI Saat menjadi mahasiswi baru bersahabat dengan DANNY (Morgan Oey), SARAH (Mikha Tambayong), ERFAN (Umay Shahab) dan REVA (Sonia Alyssa). Mereka pun membentuk sebuah geng



Geng Lastri sering membuat kehebohan di kampus dan menimbulkan kericuhan hingga anak Lastri, ANNA (Karina Suwandi), pusing menghadapi ibunya yang ikut-ikutan bandel seperti pulang larut malam dan sering keluyuran. Anna jadi sering memarahi tingkah laku Lastri seolah memarahi anaknya sendiri.
Bahkan Pak Chaerul (Slamet Rahardjo), selaku Dekan Fakultasnya pun  menganggap Lastri tak pantas melanjutkan kuliahnya.



Dari trailer perdananya, terlihat jelas bahwa unsur komedi begitu kental di dalam film Mahasiswi Baru. Kemasan komedi dengan cerita menarik ini sangat cocok untuk dijadikan hiburan keluarga.
Ada Morgan main film lagi, aktingnya sudah semakin matang kali ini dia berperan sebagai pemuda yang alay hihihi aseloleee braayy. Ada Umay yang kocak banget, dia selalu nyleneh dengan kata katanya tapi bikin ketawa. Belum lagi akting Tante Widyawati yang jadul tapi di buat gaool  , hihihi.



Dalam film Mahasiswi Baru ini Tante Widyawati bilang Yoaaa Braaaay, hahaha lucu deh . Gaya gaya anak muda masa kini anak millenial katanya , Tante Widyawati aktingnya beda banget . kali ini jadi oma yang enerjik cenderung  ugal ugal an bersama Geng nya . Kocak banget, Tante Widyawati kuliah lagi jadi anggota geng, guuuysss.
Ini pasti seru nih ditonton buat kamu yang masih kuliah atau mau kuliah walau tidak ada hubungannya dengan mata kuliahan tapi seru la buat contoh pergaulan anak kampus .




Film Mahasiswi Baru cocok ditonton anak-anak muda Bersama keluarga  Mahasiswi Baru film keluarga dengan tema yang fresh. Temanya unik, Cocok ditonton anak kuliah bareng temen se geng . Konflik nya pun beragam seperti konflik remaja millenial pad umumnya , yang bermasalah dengan keluarga juga lingkungannya .
 Mikha Tambayong juga nggak kalah aktingnya lawan senior kayak Widyawati dan Slamet Rahardjo , keren , cantik .



 Tante Widyawati jadi oma-oma lincah, waduh kocaknya asli. Nggak berhenti ngakak
Tante Widyawati gabung sama genk anak muda, asli bikin ngakak sampek sakit perut
Monty Tiwa udah bisa jaminan mutu kalau film yang lucu-lucu ya
Widyawati dan Slamet Rahardjo main sama aktor-aktor muda, yang senior aktingnya jaminan, yang muda juga nggak kebanting, bisa ngimbangin.




Ngebayangin ibu jadi anak sendiri, gimana ya PR Karina Suwandi?
Mahasiwi Baru bakal jadi film keluarga yang penting tahun ini .
Problematika keluarga di Mahasiswi Baru menarik nih. Buat para orang tua juga anak yang jadi orang tua jadi punya tantangan tersendiri kan .



Ngga rugi deh nonton film Mahasiswi Baru saya aja mau nonton lagi ... Oh ya jangan lupa tanggal nya  8 Agustus 2019 ya !!!








MERDEKA DARI PNEUMONIA

Assalamualaikum ... selamat pagiii Indonesia , pagi yang cerah tidak terasa saya sudah berada di kawasan kota tua hari ini pagi ini tep...