Minggu, 28 April 2019

IMUNISASI LENGKAP DAN NUTRISI CUKUP UNTUK INDONESIA SEHAT





Pagiii... assalamualaikum bunda , pa kabar nya ni ??? Sehat kan ???
Ya bunda ...sehat itu penting dan mahal pula maka dari itu yuk bunda kita cegah sejak dini .
Sejak dini tu maksudnya sejak 1000 hari pertama kelahiran ya bunda , Sejak seorang anak terlahir ke dunia .




Dalam rangka nyambut Pekan Imunisasi Dunia (PAID) ,
Para  tanggal 34-30 April 2019. Ikatan Dokter Anak Anak Indonesia bersama PT Nestle Indonesia , mengadakan konferensi pers dengan tema  " IMUNISASI LENGKAP DAN NUTRISI TEPAT UNTUK MENDUKUNG INDONESIAN SEHAT " .




Acara yang bertempat di Restauran Suasana Hotel Aston Jakarta yang mengundang para blogger dan Media juga menghadirkan Narasumber :
- Dr. Piprim B Yanuarso, So.A(K) sebagai Pjs ketua umum  PP IDAI
- prof. DR. Dr. Soedjatmiko, So,A(K),M.Si  dari satuan tugas Imunisasi IDAI
- Dr. Yoga Devaera, Sp.A(K) dari unit kerja koordinasikan Nutrisi dan penyakit Metabolik IDAI
- DR. Dr. Ray Basworo, MKK  Nestle Indonesia.




Imunisasi telah menyelamatkan jutaan nyawa dari penyakit menular yang mematikan di dunia .
Menyambut pekan imunisasi sedunia  dimana sangat pentingnya edukasi imunisasi bagi anak indonesia. Maka pada kesempatan kali ini para narasumber
Akan membahasa pentingnya imunisasi lengkap , Berharap dengan acara ini dpt memberi pemahaman secara menyeluruh kepada masyarakat tentang pentingnya imunisasi lengkap .




Pemberian imunisasi rutin lengkap yang disertai dengan pemenuhan nutrisi yang tepat bersama sama dapat mencegah penyakit dan mendukung tumbuh kembang yang optimal.
Imunisasi mencegah penyakit dengan kecacatan bahkan hingga ke kematian.




Perlindungan yang bersifat spesifik terhadap penyakit penyakit  bahaya hanya di  dapatkan melalui imunisasi karena pemberian imunisasi dapat merangsang kekebalan spesifik yang efektif mencegah penyakit berat .
Imunisasi yang tersedia di berbagai rumah sakit saat ini jenisnya banyak sekali. 



Tenang bunda ... pastikan buku kesehatan Ibu anak selalu siap di tangan. Jangan lupa untuk minta dokter mencatat setiap kali selesai imunisasi, agar jadwalnya tidak terlewatkan. Nah, berikut ini imunisasi yang direkomendasikan pemerintah dan didukung oleh Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI). Catat ya bunda ,  jangan sampai lalai demi kesehatan si Kecil. 




IMUNISASI WAJIB


1. BCG (Bacille Calmette-Guérin)
Untuk  mencegah penyakit tuberkulosis atau TB (bukan lagi disingkat TBC), yaitu infeksi yang disebabkan bakteri Mycobacterium Tuberculosis.  
* Waktu pemberian: saat bayi baru lahir. 

2. Hepatitis B 
Melindungi tubuh dari virus Hepatitis B, yang bisa menyebabkan kerusakan pada hati.
* Waktu pemberian: Dalam waktu 12 jam setelah lahir, dilanjutkan pada umur 2 bulan, lalu saat 3 dan 4 bulan.

3. Polio 
Melindungi tubuh terhadap virus polio, yang menyebabkan kelumpuhan.
* Waktu pemberian: saat kunjungan pertama setelah lahir. Selanjutnya, vaksin ini diberikan tiga kali, yakni saat bayi berumur 2, 3, dan 4 bulan, lalu harus diulang (boost) pada usia 18 bulan.

4. DTP (Diphteria, Tetanus, Pertusis)
Mencegah tiga jenis penyakit sekaligus yakni difteri (infeksi saluran pernapasan yang disebabkan  bakteri), tetanus (infeksi bakteri pada bagian tubuh yang terluka), dan pertusis (batuk rejan). 
* Waktu pemberian: saat bayi berumur 2 bulan. Pengulangan diberikan umur 3 dan 4 bulan, lalu diulang pada usia 18 bulan dan 5 tahun. Pada usia 10-12 tahun, vaksin ini diberikan lagi, biasanya di sekolah.

5. Campak 
Melindungi anak dari penyakit campak yang disebabkan virus.
* Waktu pemberian: saat anak umur 9 bulan, lalu SD kelas 1 (6 tahun). Jika belum mendapat vaksin campak pada umur 9 bulan, bisa diberikan vaksin kombinasi dengan gondongan dan campak Jerman (MMR atau Measles, Mumps, Rubella) di usia 15 bulan. 

Saat ini Pemerintah sudah menyediakan vaksin baru, yaitu MR (Measles – Rubella) yang dapat diberikan sejak usia 9 bulan dan diberikan di sekolah-sekolah dan posyandu.


IMUNISASI TAMBAHAN
• Hib
Melindungi tubuh dari virus Haemophilus influenza type B, yang bisa menyebabkan meningitis, pneumonia, dan epiglotitis (infeksi pada katup pita suara dan tabung suara).
* Waktu pemberian: umur 2, 3, 4 bulan, lalu diulang pada usia 15-18 bulan.

• Pneumokokus (PCV)
Melindungi tubuh dari bakteri pnemukokus yang bisa menyebabkan meningitis, pneumonia, dan infeksi telinga.
*Waktu pemberian: umur 2, 4, 6 bulan, serta antara 12 - 15 bulan. Jika usia anak sudah 2 - 5 tahun, PCV hanya diberikan 1 kali.

• Influenza
Melindungi tubuh dari beberapa jenis virus influenza.
* Waktu pemberian: Setahun sekali sejak usia 6 bulan. Bisa terus diberikan hingga dewasa.

• MMR (Measles, Mumps, Rubella)
Melindungi tubuh dari virus campak, gondok, dan rubella (campak Jerman).
* Waktu pemberian: usia 15 bulan, dan diulang saat anak berusia 5 tahun.

• Tifoid
Melindungi tubuh dari bakteri Salmonella typhi yang menyebabkan demam tifoid (tifus).
* Waktu pemberian: di atas 2 tahun, dan diulang setiap 3 tahun.

• Hepatitis A
Melindungi tubuh dari virus Hepatitis A, yang menyebabkan penyakit hati.
* Waktu pemberian: di atas 2 tahun, dua kali dengan interval 6 - 12 bulan.

• Varisela
Melindungi tubuh dari cacar air
* Waktu pemberian: di atas 12 bulan.

• HPV (Humanpapilloma Virus)
Melindungi tubuh dari Humanpapilloma Virus yang menyebabkan kanker mulut rahim.
* Waktu pemberian: di atas 10 tahun, diberikan 2 -3 kali dengan jadwal 0, 1-2 bulan kemudian, serta 6 bulan kemudian.




Di acara konferensi pers ini lah IDAI bersama PT. Nestle bertujuan dengan di adakan ya kegiatan kali ini bertujuan  sebagai wadah pembekalan pengetahuan bagi rekan blogger dan media mengenai pentingnya imunisasi bagi anak Indonesia dan di harapkan dapat disebarkan sehingga dapat membantu memaksimalkan cakupan imunisasi yang tinggi terus menerus .




Seperti kata Satgas imunisasi IDAI , prof.Dr. dr.Soedjatmiko ,SpA(K) mengatakan ..." Imunisasi berperan penting untuk melindungi bayi dan anak dari berbagai penyakit karena dapat meningkatkan kekebalan tubuh bayi dan anak agar mampu melawan penyakit-penyakit menular dan berbahaya .




Anak yang tidak mendapatkan imunisasi lengkap berpotensi tidak memiliki kekebalan yang spesifik terhadap suatu penyakit sehingga menyebabkan sakit berat  hingga meninggal.




Apabila status gizi seorang anak baik maka respon terhadap vaksin akan berhasil . Demikian pula jika status nutrisi yg kurang baik akan  berpotensi mengganggu respon vaksinasi. 



Yang harus di perhatikan lagi ni bunda , jangan lupa y ...

# pemberian imunisasi lengkap harus dibarengi dengan asupan nutrisi lengkap dan seimbang.
# Orangtua hendaknya selalu memberikan makanan sesuai usia dan kebutuhan anak,  dimulai dengan memberikan ASI sejak lahir dan MPASI sejak usia 6 bulan-2th
#  jika imunisasi ada yg terlepas,  segera lengkapi,  jika tidak anak mudah tertukar penyakit,  cacat bahkan meninggal
# jika imunisasi bayi dan balita sdh lengkap,  lanjutkan di usia sekolah dan remaja




Pastikan si Kecil mendapat imunisasi lengkap serta cakupan makan dengan nutrisi dan gizi yang seimbang ya BUNDA … agar tubuhnya tetap sehat dan lebih kuat menghindari serangan penyakit.




17 komentar:

  1. Alhamdulillah untuk imunisasi wajib, Fahmi putra saya sudah semua mendapatkannya. Semoga seluruh anak Indonesia memiliki kesehatan dan kecerdasan yang maksimal ya. Amin...

    BalasHapus
  2. Sosialisasi ini penting banget lho, soalnya biar semakin mantap bahwa memang imunisasi itu manfaatnya bagus

    BalasHapus
  3. Pada cek deh kartunya masing masing hahaha, aku kalau lewat satu hari tulis pakai pensil sebelah keterangan biar nggak lupa kalau belum imunisasi.

    BalasHapus
  4. dengan divaksin lengkap anak-anak jadi bisa memprotek diri sendiri dan terhindar dari penyakit berbahaya

    BalasHapus
  5. Pengetahuan tentang imunisasi itu penting dan harus diketahui oleh semua ibu, khususnya yang masih tinggal di desa-desa dengan akses terbatas

    BalasHapus
  6. Makanya imunisasi itu penting banget ya mbak untuk dilakukan supaya anak-anak Indonesia makin sehat dan terbebas dari penyakit. Btw, ada yg typo mbak. Di tulisan tertulis 34-30 April 2019. 24 April mungkin ya maksudnya?

    BalasHapus
  7. Meski imunisasi ini penting tapi kenapa yah, masih aja banyak orang yang anti imunisasi. Padahal pemerintah juga udah seri woro-woro tentang pentingnya imunisasi.

    BalasHapus
  8. Setuju banget. Di tengah gempuran banyak penyakit yang semakin hari semakin aneh saja. imunisasi merupakan tindakan pencegahan yang paling tepat. Efek pencegahannya lebih besar dibandingkan efek diimunisasinya. Dan tentu, dengan asupan makanan bergizi, tubuh menjadi lebih sehat dan kuat. Berbagai penyakit juga akan susah hinggap di tubuh.

    BalasHapus
  9. Dengan imunisasi kita bisa mencegah kemungkinan terkena penyakit. Lebih baik mencegah daripada mengobati

    BalasHapus
  10. Wah terimakasih penjelasannya, lengkap.
    Alhamdulillah imunisasi selalu diikuti oleh putri kami, karena menyadari bahwa imunisasi adalah investasi kesehatan anak jangka panjang.

    BalasHapus
  11. Imunisasi lengkap penting banget ya mba, kita menjaga anak dari kemungkinan kena serangan penyakit

    BalasHapus
  12. Imunisasi penting banget ya...anak saya semua diberikan imunisasi lengkap sejak dulu, Alhamdulillah sampai sekarang mereka memiliki kekebalan tubuh yg nagus

    BalasHapus
  13. Tiap bulan makanya selalu diadakan timbang bayi dan anak serta pemberian imunisasi bagi yang belum dapat ternyata tujuannya dan manfaatnya memang penting banget ya buat si anak...

    BalasHapus
  14. Alhamdulillah anak2 imunisasi insyaAllah lengkap, jg ada imunisasi tambahan, kami bela2in nabung demi imunisasi anak mbak. Solanya investasi kesehatan anak jg insyaAllah aamiin.

    BalasHapus
  15. Infonya berguna banget nih mbak buat aku nantinya kalau udah punya anak. Kesehatan anak emang krusial banget ya. Harus benar2 dijaga soalnya anak2 mudha sekali sakit. Slah satunya ya kudu diimunisasi ya.

    BalasHapus
  16. Acara yang keren kaya gini semoga bisa ada di seluruh kota di Indonesia. Bener banget tuh Mba kalo Imunisasi telah menyelamatkan jutaan nyawa dari penyakit menular yang mematikan di dunia. Gak kebayang ya kalo kita dulu pas kecil gak diimunisasi ini itu.

    BalasHapus
  17. Dengan memahami dan melaksanakan imunisasi maka Orangtua sudah memberi upaya dalam melindungi bayinya dari setiap peluang bahaya

    BalasHapus

Terimakasih telah mengunjungi Dunia Novita Levi
SIlahkan Tinggalkan Komentar :D

PARKINSON PENYAKIT PENUAAN BUKAN STROKE

Menjadi tua itu kepastian, hidup hanya menunda kematian .kata Dr . Sukono djojoatmodjo, Sp.S Salah satu dokter  ahli syaraf spes...