Sabtu, 02 Desember 2017

PROTEKSI DINI KANKER SERVIKS





Setelah dari semalam hujan , sampai sore ini jalan raya tampak  terasa lebih padat dan macet karena memang tampak ada beberapa tempat yang terlihat ada genangan air jadi sedikit menghambat perjalanan.



Tepat pukul 17.00 tibalah saya bersama beberapa bersama beberapa teman yang memang sengaja berangkat bareng ke tujuan acara,  yang kali ini kamis 30 november  2017 bertempat di the hook restaurant dan bars  kami menghadiri acara BLOGGER GATHERING  yang di selenggarakan oleh RS. MAYAPADA HOSPITAL.



Adapun acara ini bertema MENGENALI BAHAYA KANKER SERVIKS  tema yang sangat menarik buat saya yang awam tentang kanker. Menurut  data HPV centre,  kanker serviks merupakan jenis kanker kedua  tertinggi yang ditemukan pada pasien wanita di Indonesia.


Tiap tahun nya ada 20ribu wanita di diagnosa sebagai penderita kanker serviks.  Angka yang sangat besar dan perlu perhatian kita semua  terutama kaum wanita agar lebih paham mengenai kanker serviks sebelum terlambat.



Bersama narasumber dr. YUSLAM E. F SpOG mulailah pembahasan  mengenai kanker serviks di mulai.
KANKER SERVIKS  atau yang sering si kenal dengan  KANKER MULUT RAHIM  Adalah Kanker yang menyerang mulut rahim,  pintu masuk dari vagina menuju rahim.



Kanker serviks bisa menyerang wanita dari segala usia yang sudah aktif berhubungan seksual,  juga berhubungan seks secara oral dan anal.  Meski sudah memakai kondom resiko kanker serviks tetap ada.



Pada stadium  awal kanker serviks biasanya tidak menunjukkan gejala, Yang paling umum tanda tanda nya adalah...
*  Pendarahan abnormal ( pendarahan pasca senggama,  pendarahan si luar waktu haid,  pendarahan setelah menopause) 
*  Keluarnya cairan kekuningan atau keputihan yang terus menerus dan berbau
*  Nyeri panggul yang tidak berkaitan dengan siklus haid serta gangguan BAK ( nyeri,  sering)



Adapun Penyebab dan faktor pendukung dari timbulnya kanker serviks yaitu...
1. Sanitasi yg jelek
2. Nikah usia muda
Semakin  muda semakin besar kemungkinan terkena kanker serviks
3. Wanita yg mempunyai  anak banyak
4. Berganti ganti pasangan



Ada beberapa hal yang meyebar di sekitar masyarakat  kita,  seperti  
-   siapa  bilang kanker serviks  tidak dapat di cegah ?  Ini mitos lo freinds.
Fakta nya... Kanker serviks dapat di cegah  dengan vaksinasi HPV dan pap smear secara berkala.
-  Vaksin bisa di berikan pada anak usia 9 tahun . Semakin muda usia wanita yang mendapat vaksin kanker serviks  perlindungannya akan lebih tinggi terhadap virus penyebab HPV



Hadir pula hari ini ibu sumbangsih seorang relawan kanker yang juga penderita kanker serviks,  beliau memberikan testimoni bagaimana harus menghadapi kenyataan  mengetahui dirinya terkena penyakit kanker serviks  ini.
Bagaimana beliau menghadapi  diri nya sendiri serta orang - orang di sekitarnya dan harus bangkit demi keluarga dan anak anak nya.



Beliau menjelaskan yang penting kembali ke diri sendiri berfikir positif bahwa jika dia berusaha dan semangt demi kesembuhannya,  pasti bisa. Dengan bermacam- macam cara  dia jalanin dari bebetapa rangkaian tes, rafiasu,  kemo ,  sampai operasi,  semua usaha medis dia jalani demi kesembuhan.
Maut semua di tangan yang maha kuasa kita hanya bisa berusaha yang terbaik .



Mulai lah dari sekarang kita cegah terjadinya kanker serviks  ini,  dengan ...
1. Gaya hidup yg sehat... Mulai dr gizi.. Sanitasi  yg baik
2. Jangan menikah muda atau hubungan seks di usia dini
3. Jangan berganti - ganti pasangan
4.  Ikuti program pemerintah cukup tiga anak



Banyak kasus kanker serviks  yang di temukan di tanah air sudah berada di stadium lanjut karena masih rendah dan kurangnya kesadaran masyarakat untuk memeriksakan kesehatan secara berkala.
Padahal semakin dini di deteksi dan di tangani  penderita  kanker serviks dapat memiliki angka harapan hidup yang tinggi.



Di sarankan oleh tim medis atau dokter untuk melakukan pap smear setiap tahun dan untuk wanita berusia dia atas 30 tahun dianjurkan untuk melakukan tes HPV bersaman dengan pap smear.
Sekali lagi untuk menurunkan resiko terkena penyakit mematikan ini,  inilah saran untuk tindakan pencegahan.. " lakukan hubungan seks dengan aman,  lakukan vaksinasi" . 



Vaksin  kanker serviks  biasanya di berikan sebanyak 3 tahap dan kini sudah tersedia di beberapa rumah sakit di Indonesia,  salah satunya di Mayapada Hospital di Jakarta Selatan.

13 komentar:

  1. Sebelum terlambat, wajib ya rutin untuk cek berkala PAP SMEAR nya

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya bu biar terdeteksi sejak dini dan bisa di obati

      Hapus
  2. Walau kita tidak bergonta-ganti pasangan tetap bisa terkena kanker ini karna dari hubungan seks yg menyinpang

    BalasHapus
    Balasan
    1. Betul banget dari kebersihan dan sanitasi yang buruk juga bisa

      Hapus
  3. Sekarang tekad sdh bulat,sya mau pap smear

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya bu sebelum terlambat, mencegahblbh baik dari mengobati

      Hapus
  4. Saatnya mengajak keluarga untuk melakukan test kanker serviks ini dengan papsmear dan mngantisipasi kehadiran kanker serviks ini dengan Vaksin HPV

    BalasHapus
    Balasan
    1. Betul banget biar segera terdeteksi penyakitny

      Hapus
  5. Komentar ini telah dihapus oleh administrator blog.

    BalasHapus
  6. Harus mulai cek kesehatan nih terutama pap smear. Merinding juga sih setiap tahun meningkat jumlah penderita kanker serviks.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya mba kita hrs lebih peduli pd kesehatan diri sendiri

      Hapus
  7. Duuuhhh serem ya kanker serviks ini bu... Jadi pengen cepet cepet pap smear nih...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Segera bu... Semoga hasilnya baik2 saja ya

      Hapus

Terimakasih telah mengunjungi Dunia Novita Levi
SIlahkan Tinggalkan Komentar :D

ISTIQOMAH DI MILAD4 BLOGGER MUSLIMAH

Assalamualaikum ... Wah pagi pagi saya sudah rapih ni hari ini Minggu 9 Desember 2018 , mau kemana Bu  ...kata anak saya  . Ibu mau ...